Kanker Serviks adalah salah satu penyakit yang ditakuti para wanita. Kanker ini terbentuk relatif lama, yaitu 10-20 tahun. Lalu, bagaimana kita tahu 10 atau 20 tahun mendatang kita terkena kanker seviks ?
Kali ini artikel saya membahas gejala dan cara mencegah kanker seviks.
Gejala Kanker Serviks :
Gejala Kanker Serviks dianggap tidak penting dan dikira hanya karena tubuh tidak fit saja. Anggapan semacam ini muncul karena pengetahuan masyarakat yang kurang. Berikut gejala-gejalanya :
- Pendarahan Abnormal. Ini adalah gejala yang sangat umum. Perempuan harus menyadari fase menstruasi mereka. Pendarahan abnormal dan secara tiba-tiba dan tanpa alasan. Jika mengalami gejala semacam ini anda harus segera pergi ke klinik dan memeriksakannya.
- Nyeri Panggul. Nyeri panggul tidak berhubungan dengan menstruasi atau fase kewanitaan lainnya. Ini mutlak gejala kanker serviks.
- Keputihan. Ketika anda mengalami keputihan yang tidak biasa dan sering, ini mungkin gejala dari kanker serviks. Ini juga gejala umum dari kanker yang berhubungan dengan kondisi perempuan.
- Sering Kencing. Jika anda keseringan mengalami kencing padahal anda tidak sedang hamil, ini sangat mungkin anda memiliki kanker serviks.
- Nyeri Selama Berhubungan Seksual. Saat sedang melakukan hubungan seksual, anda merasakan sakit yang tidak diinginkan, maka anda sangat mungkin memiliki kanker serviks.
- Gangguan Pencernaan. Anda mengalami sembelit kronis dan merasa ada benjolan ketika buang air besar, maka anda harus cepat=cepat memeriksakannya ke dokter.
- Kelelahan. Bahkan anda sudah istirahat, namun stress dan lelah masih terasa, mungkin ini tanda dari kanker serviks.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah cara-cara mencegah kanker serviks :
- Jalani Pola Hidup Sehat. Simpel, makanlah makanan yang bergizi dan bernutrisi.
- Menjaga Kebersihan. Kebersihan sanitasi dan juga kebersihan lingkungan.
- Jangan Merokok. Jika anda perokok, segeralah berhenti segera.
- Hindari berhubungan intim pada usia dini.
- Setia Pada Pasangan. Jangan bergonta-ganti pasangan apalagi dengan hubungan intim.
- Perbanyak makan sayuran.
- Lakukan vaksinasi HPV, jika anda belum pernah berhubungan intim.

0 komentar:
Post a Comment