Rahasia Kenapa Cewek Gak Boleh Merokok
Perempuan sangat rentan terkena penyakit dibandingkan lak-laki. Hal ini dikarenakan perempuan melewati fase menstruasi, mengandung dan menyusui. Sedangkan laki-laki tidak.
Untuk urusan merokok pun, perempuan sangat rentan dan memerlukan perhatian medis yang sangat ekstra.
Berikut adalah kenapa seorang perempuan tidak diperbolehkan merokok :
1. Kanker Paru
Kanker paru biasanya didominasi para kaum lelaki. Namun sekarang penderita kanker paru perempuan juga tidak sedikit. Banyak penderita kanker paru perempuan terkena karena sering merokok.
2. Kanker Rongga Mulut, Tekak dan Tenggorokan
Ketiga organ ini adalah organ yang langsung terkena asap rokok saat sedang dihisap. Tekak adalah bagian langit-langit mulut. Rangsangan yang terjadi terus-menerus pada organ ini dapat menyebabkan kanker.
3. Kanker Payudara
Banyak para ahli kanker maih berdebat apakah rokok dapat menyebabkan kanker atau tidak. Dalam uji coba terhadap hewan, ternyata benar rokok sangat dapat menyebabkan kanker payudara.
4. Kanker Serviks (leher rahim)
Seperti kanker payudara, kanker serviks juga masih dalam perdebatan. Namun banyak ahli yang berpendapat bahwa zat racun yang ada pada rokok dapat mencapai leher rahim.Hal ini dapat meningkatkan infeksi HPV (human papiloma virus) yang dapat memicu kanker.
5. Gangguan Menstruasi
Cewek yang sering merokok sangat rentan terkena gangguan terhadap fase menstruasinya, terjadinya pendarahan, dan keputihan. Karena racun pada rokok dapat mempengaruhi indung telur dan menyebabkan rendahnya kadar hormon estrogen.
6. Gangguan Kesuburan
Rokok dapat menyebabkan kesuburan bagi penghisapnya hingga 72%. Jadi perempuan perokok sangat tinggi resiko mandulnya dibanding perempuan bukan perokok.
7. Gangguan Kehamilan
Pada perempuan hamil, zat-zat racun yang ada didalam rokok dapat merusak ari-ari. Ari-ari adalah penghubung ibu dan si bayi untuk memberi makan. Akibatnya bayi lahir prematur dan berat badan rendah.
Setelah mengetahui ini, bagi wanita masihkah anda merokok ? pengaruhnya tidak hanya untuk anda, tetapi bayi anda juga akan menanggung resikonya.

0 komentar:
Post a Comment